jump to navigation

Juni 1, 2010

Posted by defensia in Tak Berkategori.
add a comment

Stop Global Warming dengan Menjaga Lingkungan

Guys, pasti lo tau khan arti dari global warming? Tobat deh kalo ngga tau. Hari gini enggak tau artinya global warming, cape dech… Bumi kita lagi dalam keadaan bahaya nih gara-gara global warming. Es di kutub mencair, banyak bencana alam, dan masih banyak lagi dampak-dampak dari global warming. Tentunya kita harus mencari cara agar bumi kita ini tidak hancur lebur akibat global warming. Salah satunya adalah menjaga lingkungan. Gimana sich cara menjada lingkungan itu? Simak tips-tipsnya!

1. Hemat air

Tutup rapat-rapat keran air setelah digunakan.

Saat membantu ibu mencuci piring, jangan membersihkan di bawah air keran yang mengalir. Saat sikat gigi, gunakan segelas air untuk berkumur. Jangan membiarkan air keran terus mengalir selama menyikat gigi.

2. .Hemat energi

Matikan lampu, TV, radio, atau alat elektronik lainnya saat ngga dipakai. Gunakan lampu neon sebagai pengganti lampu pijar. Selain lebih terang untuk jumlah pemakaian energi yang sama, lampu neon juga lebih tahan lama. Hindari penggunaan kendaraan untuk menempuh tempat yang berjarak dekat. Biasakan jalan kaki, selain lebih sehat, polusi juga dapat dikurangi

3. Tanam pohon

Tanam pohon di taman rumah atau sekolah lo. Pohon-pohonan dapat menyerap gas karbondioksida yang beracun dan memproduksi oksigen yang dibutuhkan untuk bernapas

4. Sampah

Biasakan membuang sampah pada tempatnya.

5. Bawa tas belanjaan sendiri saat membantu ibu berbelanja ke pasar untuk mengurangi penggunaan plastik

6. Coba gunakan kembali barang-barang yang masih dapat digunakan. Contoh: botol bekas untuk vas bunga, kertas bekas untuk kertas coret-coretan.

7. Kalau membawa makan bekal, gunakan wadah yang dapat digunakan kembali. Setelah membaca koran mengurus daur ulang. Untuk pecinta jus, lain kali aku menyentuh Anda melakukan pembelian untuk cairan yang datang di daur ulang kemasan, bukan pada individu.

8. ketika Anda meninggalkan rumah, ingat untuk mematikan semua lampu dan peralatan listrik. Bahkan orang-orang yang tetap dalam siaga unplugged, terus mengkonsumsi bahkan ketika tidak sedang digunakan. Menghemat energi membantu mengurangi polusi udara.  Untuk berangkat kuliah, cara termudah untuk mengurangi jejak karbon Anda adalah untuk menghindari terburu-buru. Jadi melambat. Meskipun idealnya bersepeda, berjalan, naik berbagi dengan rekan kerja, angkutan umum … Jika Anda tidak dapat melakukannya tanpa kendaraan, setidaknya menjaga ban dipompa ke tekanan yang benar, tingkat polusi lebih rendah. Setelah di tempat Kuliah jika Anda perlu untuk menulis sesuatu, mengubah dokumen tua dan menulis di bagian belakang.

9. Pada bulan-bulan musim panas, menggunakan kipas interior dalam hubungannya dengan AC untuk memperluas udara segar seluruh rumah. Menghemat listrik. Ketika Anda memasak makan malam, gunakan wadah ukuran elemen pemanas untuk mengurangi konsumsi energi.

    10. Jangan membuang cucian di keranjang cucian untuk menghindari bisa digantung. Simpan air! Celana yang digunakan lebih dari sekali. Dan ketika mencuci, gunakan hanya produk-produk organik.

    http://gita22.blogspot.com/2007/12/stop-global-warming-dengan-menjaga.html

    http://seminarhasilpenelitian.wordpress.com/2010/03/23/10-tips-untuk-melindungi-lingkungan/

    Selamat Datang Di Situs Defensia April 12, 2007

    Posted by defensia in Atrikel Defensia.
    comments closed

    refisi.jpg

    Situs ini merupakan situs untuk mengkaji tentang Pertahanan dan Keamanan, kami sebagai pengkaji pertahanan dan kemanan sangat prihatin terhadap situasi dan kondisi yang terjadi saat sekarang. Sebagaimana kita ketahui bahwa pertahanan itu merupkan merupkan faktor yang sangat penting di dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

    DASAR PEMIKIRAN

    Proses pendidikan (pengajaran) di kampus agar dapat berjalan dengan optimal haruslah didukung dengan saran dan prasarana penunjang yang memadai, baik berkaitan dengan sarana perkuliahan maupun kinerja staf pengajarnya. Oleh karena itu, saran pendukung seperti laboratorium adalah perlu dan penting untuk disediakan dalam menunjang proses belajar mengajar.

    Laboratorium Pertahanan dan Keamanan (Lab. Hankam) merupakan salah satu unit kajian yang berada di bawah Jurusan Ilmu Hubungan Internasional FISIP Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta. Pendirian laboratorium ini dimaksudkan sebagai saran kajian keilmuan yang menyediakan kerangka institusional bagi pengembangan kajian-kajian strategis dan keamanan bagi mahasiswa maupun staf pengajar di lingkungan kampus UPN “Veteran” Yogyakarta.

    Pentingnya keberadaan Laboratorium Hankam di Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, setidaknya terdapat tiga hal yang melatarbelakanginya, yaitu (1) Laboratorium Hankam merupakan sarana bagi mahasiswa maupun staf pengajar untuk melakukan penelitian dan memperdalam keilmuan; (2) Laboratorium Hankam dapat menjadi sarana untuk menunjang peningkatan kualitas pendidikan bagi mahasiswa dan staf pengajar di Jurusan Hubungan Internasional khususnya; dan (3) keberadaan Laboratorium KSK sedikitnya dapat menjadi sarana untuk menggali informasi keilmuan sebanyak mungkin terutama mengenai kajian-kajian strategis dan keamanan.

    Pada akhirnya, dengan mendirikan Laboratorium Pertahanan dan Keamanan, Jurusan Ilmu Hubungan Internasional Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta hendaknya memberikan sumbangan positif bagi pengembangan kehidupan sosial yang damai melalui kegiatan diskusi, penelitian, publikasi, pendidikan dan pelatihan.

    TUJUAN

    1. Ø Menunjang proses belajar dan mengajar bagi mahasiswa dan staf pengajar.
    2. Ø Mengembangkan diskusi ilmiah di lingkungan kampus terhadap berbagai kajian strategi dan keamanan.
    3. Ø Meningkatkan kemampuan analisa mahasiswa dalam mengkaji persoalan-persoalan khususnya dalam pertahanan dan keamanan.
    4. Ø Mengasah dan meningkatkan kemampuan mahasiswa didalam menulis majalah dinding, artikel, buletin dan jurnal.
    5. Ø Menyediakan database, informasi dan literature yang lengkap terutama mengenai kajian strategis dan keamanan.
    6. Ø Mengembangkan kegiatan ilmiah, pendidikan perdamaian, serta memberikan pelatihan mengenai keterampilan mengidentifikasi dan mengelola konflik kepada mahasiswa maupun staf pengajar.

    KEGIATAN

    Untuk menunjang tujuan di atas, Laboratorium Hankam dapat mengadakan berbagai bentuk kegiatan seperti diskusi, simulasi, penelitian, seminar, lokakarya, workshop, publikasi dan pelatihan terhadap isu strategis yang terkait erat dengan masalah pertahanan dan keamanan, seperti:

    A. Kajian-kajian

    1. § Kajian Strategis (Strategy Studies)
    2. § Kajian Pertahanan (Defense Studies)
    3. § Kajian Keamanan (Security Studies)
    4. § Kajian Keamanan Manusia (Human Security Studies)
    5. § Kajian Konflik (Conflict Studies)
    6. § Kajian Resolusi Konflik (Conflict Resolution Studies)
    7. § Kajian Perang dan Perdamaian (Peace and War Studies)
    8. § Kajian Isu-isu Transnasional (Transnational Issues Studies)
    9. § Kajian Teroris (Terrorism Studies)
    10. § Dan lain sebagainya.

    B. Pogram Kegiatan

    Program Jangka Pendek

    1. v Diskusi mahasiswa yang mengkaji atau menganalisa peristiwa-peristiwa yang real dalam bidang sosial, politik dan pertahanan keamanan.
    2. v Pembuatan majalah dinding, artikel, buletin tentang pertahanan dan keamanan.
    3. v “Nonton bareng” film tentang pertahanan dan keamanan.
    4. Program Jangka Panjang
    5. v Pengadaan referensi.
    6. v Pembuatan Jurnal tentang pertahanan dan kemamanan.
    7. v Pelatihan Resolusi Konflik.
    8. v Mengadakan Seminar Nasional
    9. v Diskusi masalah pertahanan dan keamanan antar universitas.
    10. v Kunjungan-kunjungan ketempat yang tepat didalam meningkatkan pengetauan dalam bidang pertahanan dan keamanan.
    11. v Melakukan kerjasama dengan pihak-pihak luar kampus untuk pengembangan Laboratorium dengan lembaga yang terkait seperti: Depertemen Pertahanan dan Keamanan (DEPHAN), Lembaga Pertahanan Nasional (LEMHANAS), Markas Besar TNI AD, AL, AU dan Kepolisian, serta LSM-LSM, dan lain-lain.

    Kegiatan Yang Terlaksana:

    1. Diskusi tentang “Menjaga Hubungan Baik Antara Negara Tetangga (Indonesia dengan Malaysia)” pembicara Muh Bagus. Q pada tanggal 26 September 2006 tempat Laboratorium Hankam, makalah terlampir.
    2. Diskusi tentang “Menghadapi Singapura di Masa Depan” pembicara Darma Agung. S pada tanggal 3 Oktober 2006 tempat Laboratorium Hankam, makalah terlampir.
    3. Sosialisasi Hankam pada hari Jumat tanggal 6 Oktober 2006 di ruang seminar FISIP Universitas Pembanguna Nasional “Veteran” Yogyakarta.
    4. Nonton Bersama Defensia dengan judul Film “Lord Of War” dilaksanakan pada hari selasa tanggal 17 Oktober 2006, tempat di Laboratorium Deplomasi.
    5. Buka puasa bersama Defensia hari rabu tanggal 18 Oktober 2006.
    6. Diskusi tentang “Gerakan Minahasa Merdeka” pembicara Indro Dwi Haryono, pada tanggal 28 November 2006, tempat Laboratorium Hankam, makalah terlampir.
    7. Diskusi tentang ”Kontroversi Inteligential Badan Intelejen Negara” pembicara Ranu Wijaya, pada tanggal 14 Desember 2006, tempat Laboratorium Hankam, makalah terlampir.
    8. Diskusi tentang “Demokrasi dan Reformasi Keamanan” pembicara Aryanta Nugraha,Sip.Msi, pada tanggal 2 Maret 2007, tempat Laboratorium Hankam, makalah terlampir.
    9. Diskusi tentang “Kebijakan Pertahanan Taiwan Dalam Menghadapi Undang-Undang Anti Pemisahan Oleh Cina” pembicara Adib Pramuji,Sip, pada tanggal 15 Maret 2007, tempat Laboratorium Hankam, makalah terlampir.
    10. Diskusi tentang “National Central Bureau Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia” pembicara Ranu Wijaya, pada tanggal 30 Maret 2007, tempat Laboratorium Hankam, makalah terlampir.
    11. Diskusi tentang “Dampak Penggunaan Private Military Companies (PMC) Terhadap Konsep Negara Westphalian” pembicara Darma Agung. S pada tanggal 10 Mei 2007 tempat Laboratorium Hankam, makalah terlampir.
    12. Diskusi tentang “Upaya Pemerintah Indonesia Di Dalam Menghadapi Transnational Crimes Khususnya Cyber Crime.” pembicara Indro Dwi Haryono, pada tanggal 2 Agustus 2007, tempat Laboratorium Hankam, makalah terlampir.
    13. Diskusi tentang “Konflik Palestina Israel Potensi Indonesia Dalam Resolusi Konflik” pembicara Suryo Wibisono, pada tanggal 2 Agustus 2007, tempat Laboratorium Hankam, makalah terlampir.
    14. Diskusi tentang “Rencana Pembentukan Komponen Cadangan” Pembicara Suryo Wibisono, pada tanggal 14 November 2007, tempat Laboratorium Hankam, makalah terlampir.

    By Indro d.h